Lumajang, Suaragenerasibangsa.com – Rutinitas pengajian Rotibul Haddad dan kajian Kitab Ta’lim yang diasuh oleh Habib Adam Al Jufri terus istiqamah dilaksanakan di wilayah Sukodono, Desa Sumberjo, Kabupaten Lumajang. Kegiatan keagamaan ini kembali digelar pada Kamis (25/12/2025) dan diikuti jamaah dari berbagai kalangan, khususnya kalangan pemuda.
Pengajian diawali dengan pembacaan Rotibul Haddad secara berjamaah yang berlangsung khidmat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Kitab Ta’lim yang menitikberatkan pada penguatan akhlak, adab, serta penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Habib Adam Al Jufri menegaskan bahwa kesuksesan dunia dan akhirat, termasuk dalam aspek ekonomi, harus berlandaskan pada prinsip kehalalan. Menurutnya, setiap aktivitas usaha dan pekerjaan wajib ditelaah terlebih dahulu apakah sesuai dengan syariat Islam atau tidak.
“Jika sesuatu tidak masuk dalam syarat keislaman, maka jangan dilaksanakan. Ketika dipaksakan, dampaknya bisa menghancurkan kehidupan dunia dan akhirat,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan agar umat Islam senantiasa menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat. Mencari nafkah untuk keluarga, lanjutnya, merupakan kewajiban, namun harus ditempuh melalui jalan yang halal.
“Dalam hadis disebutkan, orang yang berjalan untuk mencari nafkah halal bagi anak dan istrinya termasuk fisabilillah. Bahkan, jika ia meninggal dalam kondisi tersebut, maka ia tergolong syahid,” ujarnya.
Habib Adam juga menyinggung peristiwa kecelakaan yang menimpa seorang pencari nafkah di wilayah Jatiroto sebagai contoh bahwa kematian dalam perjuangan mencari rezeki halal memiliki kemuliaan tersendiri di sisi Allah SWT.
Kegiatan pengajian ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Selain menjadi sarana pembinaan rohani, pengajian rutin tersebut dinilai mampu menciptakan suasana religius, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kesadaran spiritual di lingkungan Sukodono dan sekitarnya.
Pengajian Rotibul Haddad dan Kitab Ta’lim ini dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap pekan dan terbuka untuk masyarakat umum sebagai bagian dari upaya dakwah dan penguatan nilai-nilai keislaman di Kabupaten Lumajang.
