Lumajang, Suaragenerasibanga.com – Koperasi Jasa Minni (KJ-Minni) menegaskan arah strategis pengembangan koperasi pedesaan dengan menempatkan tata kelola profesional, sistem keuangan terintegrasi, serta penguatan usaha produktif sebagai pilar utama. Langkah ini ditegaskan Ketua Pengurus KJ-Minni dalam penyampaian kinerja dan pemaparan roadmap koperasi kepada anggota.
Mengusung slogan “Amanah, Berkah, Manfaat”, KJ-Minni memposisikan diri bukan sekadar sebagai koperasi simpanan, melainkan sebagai instrumen pembangunan ekonomi desa berbasis anggota, gotong royong, dan keberlanjutan.
Manajemen Profesional Jadi Fondasi
Dalam struktur pengelolaan, KJ-Minni mempercayakan operasional koperasi kepada Manajer Operasional, Ikhwanul Karim Abdi, yang memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang marketing funding dan pengembangan jaringan koperasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa, luar Jawa, hingga daerah pedalaman.
Sementara itu, penguatan arah kebijakan dan stabilitas organisasi didampingi oleh Konsultan Manajemen,Fathur Rozi, yang juga berpengalaman lebih dari 13 tahun di bidang manajemen dan tata kelola lembaga. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi KJ-Minni dalam memastikan koperasi tumbuh sehat, terukur, dan adaptif.
Sistem Terintegrasi dan Standar Mutu
Sebagai bentuk keseriusan membangun fondasi jangka panjang, KJ-Minni mengimplementasikan sistem keuangan terintegrasi melalui kemitraan strategis dengan PT. UGT Sistem Integrator Development (USID). Perusahaan pengembang aplikasi keuangan ini memiliki rekam jejak lebih dari 15 tahun dan telah melayani lebih dari 900 pengguna, sehingga dinilai mampu mendukung transparansi dan akuntabilitas koperasi.
Tak hanya itu, KJ-Minni juga menerapkan standar manajemen mutu berbasis ISO 9001, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan, konsistensi proses, dan kepercayaan anggota.
Pengabdian untuk Ekonomi Desa
Dalam penyampaiannya kepada anggota, Manajer Operasional KJ-Minni menekankan bahwa lahir dan berkembangnya KJ-Minni berangkat dari kesepakatan bersama untuk menghadirkan koperasi yang benar-benar dimiliki dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.
“KJ-Minni dibangun dari desa, oleh anggota, dan untuk anggota, dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat Desa Pejarakan dan sekitarnya, yang dinilai menjadi modal sosial utama dalam pencapaian koperasi hingga saat ini.
Strategi Produk: Simpanan dan Usaha Produktif
Secara strategis, KJ-Minni mengembangkan produk simpanan anggota sebagai sumber utama pendanaan koperasi, antara lain Simpanan Harian Amanah Minni, Simpanan Idul Fitri Berkah Ramadan, Simpanan Haji & Umrah Labbaika, Simpanan Ziarah dan Tur 9 Wali, hingga Simpanan Berjangka dengan skema bagi hasil.
Dana anggota tersebut kemudian dikelola secara produktif melalui berbagai unit usaha jasa, di antaranya Minni Trans, Minni Tour & Travel, Minni Agribisnis, Minni Sobat UMKM, Minni Sahabat Tani, Minni Store, dan Minni Market. Strategi ini dirancang agar koperasi tidak hanya menghimpun dana, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan lapangan ekonomi baru bagi anggota.
Kinerja Positif dan Target 2026
Dalam laporan kinerja tiga bulan terakhir, manajemen memaparkan tren positif pada pendaftaran anggota, pertumbuhan simpanan, dan peningkatan layanan jasa. Berdasarkan capaian tersebut, KJ-Minni menetapkan target strategis tahun 2026, meliputi peningkatan jumlah anggota, penguatan simpanan, serta ekspansi pendapatan unit usaha jasa.
Dengan arah kebijakan yang jelas, tata kelola modern, dan dukungan partisipasi anggota, KJ-Minni optimistis dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.
