Wali Kota Probolinggo Tegaskan Peran Kampus Lokal dalam Pengentasan Kemiskinan



Probolinggo, Suaragenerasibangsa.com — Wali Kota Probolinggo Aminuddin menghadiri Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar di Green Campus Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Jalan Mahakam, Kedopok, Sabtu (20/12). Kehadiran orang nomor satu di Kota Probolinggo itu menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan berbasis pendidikan.

Mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, peringatan Milad tahun ini menegaskan kembali posisi Muhammadiyah sebagai gerakan pencerahan yang konsisten bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Tema tersebut bukan sekadar slogan; ia hidup dalam kerja nyata yang dirasakan hingga tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo Benny Prasetiyo menyampaikan bahwa IAD saat ini tengah berproses melakukan transformasi menjadi Universitas Ahmad Dahlan Jawa Timur. Di tengah proses tersebut, ia mengungkapkan rasa syukur karena institusinya dipercaya oleh Pemerintah Kota Probolinggo untuk menyusun kajian strategis penurunan kemiskinan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kajian penanggulangan kemiskinan ini biasanya dikerjakan oleh universitas lain di Jawa Timur. Alhamdulillah, kali ini kami dipercaya dan telah kami selesaikan,” ujarnya.

Apresiasi tersebut diamini Wali Kota Aminuddin. Menurutnya, kepercayaan kepada akademisi lokal bukan tanpa alasan. Pemkot Probolinggo memilih berdiskusi dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di kota sendiri karena mereka memahami karakter sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat setempat secara utuh.

“Angka kemiskinan yang awalnya berada di 6,2 persen, melalui diskusi dan kajian yang kita terapkan bersama, alhamdulillah bisa turun sebesar 0,49 persen. Ini capaian yang luar biasa,” tegas Aminuddin.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi sumber daya manusia Kota Probolinggo sangat besar. Ketika diberi ruang dan kepercayaan, akademisi lokal mampu menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Momentum Milad ke-113 Muhammadiyah ini tidak hanya menjadi perayaan usia organisasi, tetapi juga refleksi atas pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan organisasi masyarakat. Dari kampus lokal, lahir gagasan besar untuk kesejahteraan bangsa dimulai dari Kota Probolinggo.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini