Lumajang, Suaragenerasibangsa.com– Perumdam Tirta Mahameru Lumajang resmi mengaktifkan penggunaan mata air Kalisono yang berada di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah. Dengan beroperasinya sumber air baru ini, sekitar 1.500 pelanggan yang selama beberapa tahun terakhir tidak teraliri air kini berpeluang kembali aktif.
Selama ini, sejumlah pelanggan Perumdam Tirta Mahameru di wilayah Kecamatan Klakah terpaksa menghentikan langganan karena keterbatasan debit air. Pasokan air sebelumnya hanya mengandalkan sumber dari Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso, yang harus dibagi secara bergantian dengan Kecamatan Klakah.
Pada Senin (5/1/2025), Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bersumber dari mata air Kalisono. SPAM ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi sejumlah desa di Kecamatan Klakah.
Plt. Direktur Utama Perumdam Tirta Mahameru Lumajang, Khoirul Anam S.Pd., MM, menjelaskan bahwa dengan diresmikannya SPAM Kalisono, distribusi air kini bisa lebih optimal.
“Selama ini suplai air Kecamatan Klakah dan Ranuyoso berasal dari Ranu Bedali secara bergantian. Dengan adanya SPAM Kalisono, maka Ranu Bedali akan fokus melayani Ranuyoso, sedangkan Klakah disuplai dari Kalisono,” tuturnya.
Berdasarkan data Perumdam Tirta Mahameru, debit air yang dimanfaatkan dari Sumber Kalisono mencapai 10 liter per detik. Untuk menjaga keberlanjutan debit air, Perumdam juga telah membangun 18 sumur resapan serta melakukan penanaman pohon di sekitar kawasan mata air.
“Upaya penghijauan terus kita lakukan agar debit air tidak berkurang, termasuk pembangunan sumur resapan di sekitar mata air,” imbuh Khoirul Anam.
Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah mengaku bersyukur persoalan kekurangan air di wilayah utara Lumajang mulai teratasi.
“Sudah sekian kali ganti bupati, wilayah utara Lumajang selalu kekurangan air. Baru kali ini kita bisa mengatasinya, meskipun mungkin belum sepenuhnya, tapi saya sangat senang,” ujarnya.
