Jember, Suaragenerasibangsa.com – Satuan Lalu Lintas Polres Jember mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di Jalur Provinsi Jember–Lumajang, menyusul terjadinya tiga kecelakaan lalu lintas dalam tiga hari berturut-turut.
Kanit Laka Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nuralamsyah menyebut, rentetan insiden yang terjadi 12–14 Mei 2026 itu menjadi pengingat penting soal kedisiplinan berlalu lintas, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kasusnya masih kami dalami. Korban saat ini masih menjalani perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan,” kata Tommy saat dimintai keterangan terkait kecelakaan terakhir.
Tiga lokasi berbeda tercatat menjadi tempat kejadian. Insiden pertama berlangsung di Desa Keting, Kecamatan Jombang pada Senin, 12 Mei 2026 pukul 23.45 WIB. Keesokan harinya, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Provinsi Desa Jombang sekitar pukul 23.00 WIB. Rangkaian ditutup dengan peristiwa di Kecamatan Kencong pada Rabu, 14 Mei 2026 pukul 05.00 WIB.
Dari ketiga kejadian itu, kecelakaan di Desa Keting menjadi sorotan karena melibatkan pengendara sepeda motor Mio J berpelat P 2055 QT yang dikendarai AM, seorang Kanit di Polsek Jombang.
Berdasarkan keterangan Diki, pengendara Honda Supra P 4381 IG yang menabrak dari belakang, AM diduga berbelok ke kanan secara mendadak tanpa menyalakan lampu sein. Kesaksian warga di lokasi juga menyebutkan hal serupa.
“Waktu perjalanan pulang kerja, tepat di Desa Keting, pengendara Mio J tiba-tiba belok ke kanan tanpa menyalakan lampu sein, sehingga saya tidak sempat menghindar dan akhirnya terjadi tabrakan,” ujar Diki.
Selain dugaan pelanggaran marka, AM disebut tidak menggunakan helm. Tommy menegaskan, kelengkapan keselamatan dan kepatuhan pada aturan adalah hal dasar yang wajib dipenuhi semua pengendara, tanpa terkecuali.
“Penggunaan helm dan memberi isyarat saat berbelok itu kewajiban. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar pengendara lebih berhati-hati dan saling menghormati di jalan,” imbaunya.
Akibat benturan, kedua pengendara terjatuh dan mengalami luka-luka sebelum dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat. Satlantas Polres Jember saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kronologi lengkap untuk menentukan unsur pelanggaran.
Tommy menutup imbauannya dengan mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, terutama di jalur provinsi yang ramai dilalui kendaraan pada malam hari. (Septyan)
