Mudik Lebaran 2026, Ketua RW XV Mangunharjo Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Perjalanan


Probolinggo, Suaragenerasibangsa.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. Imbauan tersebut disampaikan oleh Ketua RW 15 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, H. Adhyrizma Firtana.

Ia menyampaikan bahwa lonjakan jumlah pemudik setiap tahunnya kerap diiringi dengan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Menurutnya, persiapan sebelum mudik menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga kesiapan fisik pengendara harus benar-benar diperhatikan.

“Jangan sampai perjalanan mudik justru berujung musibah karena kurangnya persiapan. Pastikan semua dalam kondisi siap sebelum berangkat,” ungkapnya.

Adhyrizma juga mengingatkan agar pemudik tidak membawa muatan berlebih, terutama bagi pengguna sepeda motor. Muatan yang melebihi kapasitas dinilai sangat berbahaya dan dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara.

Selain itu, ia menyarankan agar masyarakat memanfaatkan fasilitas umum seperti posko mudik dan rest area untuk beristirahat. Hal ini penting guna menghindari kelelahan yang bisa memicu kecelakaan.

“Gunakan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah maupun relawan. Istirahat yang cukup akan membantu menjaga fokus saat berkendara,” jelasnya.

Dalam hal keamanan rumah, ia juga mengimbau warga agar memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman. Mengunci seluruh akses masuk dan berkoordinasi dengan lingkungan sekitar menjadi langkah preventif yang perlu dilakukan.

Ia juga mengingatkan pentingnya membawa dokumen penting seperti KTP, SIM, dan STNK, serta tidak lupa menyiapkan uang secukupnya untuk kebutuhan selama perjalanan.

Lebih lanjut, Adhyrizma mengajak seluruh pemudik untuk selalu tertib berlalu lintas dan menghormati sesama pengguna jalan. Sikap saling menghargai dinilai mampu menciptakan suasana perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

“Utamakan keselamatan, patuhi aturan, dan tetap sabar di jalan. Mudik itu soal kebersamaan dan kebahagiaan, bukan kecepatan,” tegasnya.

Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pemudik. (Septyan)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Terkini Lainnya