Probolinggo, Suaragenerasibangsa.com – Warung Sejahtera di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, jadi sorotan pengendara yang melintas di Jalur Pantura. Pasalnya, warung ini berani pasang harga Rp10.000 untuk seporsi makanan lengkap dengan minuman.
Beroperasi 24 jam nonstop, Warung Sejahtera tak pernah sepi pembeli. Lokasinya cukup strategis, tepat di pinggir Jalan Raya Pantura. Dari arah Surabaya, warung ini berada sekitar 500 meter ke timur dari Rawon Nguling dan terletak di sisi utara jalan.
Sistem yang digunakan adalah prasmanan. Pengunjung bebas “nyentong” atau mengambil nasi sendiri sesuai porsi yang diinginkan. Pilihan lauknya pun beragam, mulai dari urap-urap, pecel, hingga aneka gorengan. Untuk karbohidrat, tersedia nasi putih dan nasi jagung khas Jawa Timur.
Pemilik Warung Sejahtera, Nyai Haris, mengaku sengaja mematok harga Rp10.000 agar semua kalangan bisa menikmati. “Biar semua bisa makan enak tapi tetap murah. Masuk luwe, pulang warek,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Harga murah bukan berarti porsi sedikit. H. Sumar, pelanggan asal Gunung Tengu, Kabupaten Lumajang, membuktikan hal itu. Ia mengaku selalu mampir saat lewat Tongas karena porsinya mengenyangkan. “Sepuluh ribu sudah dapat nasi, sayur, lauk, sama minum. Rasanya juga pas di lidah orang Jawa Timur,” katanya.
Hal senada disampaikan Muhammad Yusuf, Ketua Korlab MADAS DPC Probolinggo Raya. Menurutnya, Warung Sejahtera berhasil menyajikan cita rasa masakan rumahan khas Jawa Timur dengan harga yang sangat merakyat. “Rasanya menunya pas khas Jawa Timur, harga merakyat,” ungkapnya.
Di tengah gempuran warung modern dan harga bahan pokok yang naik, Warung Sejahtera justru bertahan dengan konsep sederhana: murah, kenyang, dan buka 24 jam. Tak heran jika warung ini jadi andalan sopir truk, pemudik, hingga warga sekitar.
Dengan modal Rp10.000, perut kenyang dan hati senang. Warung Sejahtera membuktikan bahwa kuliner kaki lima di Pantura Tongas masih jadi primadona bagi siapa pun yang melintas. (ab)
