Peristiwa itu melibatkan kendaraan Microbus Toyota Hi Ace bernomor polisi BE-7013-AQ, Toyota Rush L-1695-WD, SUV Renault Nissan Koleos D-1785-NH, serta Microbus Toyota Hi Ace DK-7049-FK.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat kendaraan Toyota Hi Ace BE-7013-AQ yang dikemudikan Angga Eka Pragola Pati (39), warga Kabupaten Tabanan, Bali, melaju dari arah selatan menuju utara di jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
Saat melintas di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun, kendaraan diduga hilang kendali. Mobil kemudian bergerak ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan arah.
Akibatnya, kendaraan tersebut pertama kali menabrak Toyota Rush yang dikemudikan Mohammad Mahfud (38), warga Kota Surabaya. Benturan keras kemudian berlanjut hingga mengenai SUV Renault Nissan Koleos yang dikemudikan Putra Adi Fajar Winarsa (32), warga Bogor, Jawa Barat.
Tidak berhenti di situ, kendaraan Hi Ace juga menabrak Microbus Toyota Hi Ace DK-7049-FK yang dikemudikan Eko Wahudiyanto (31), warga Kota Probolinggo, yang datang dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut, sembilan orang dilaporkan mengalami luka ringan. Tiga korban dari kendaraan Renault Nissan Koleos, yakni Putra Adi Fajar Winarsa, Al Wiyah Nur Pamungkas (31), dan Rayyan Nazril Winarsa (7), harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Ar Rozy.
Sementara itu, enam korban lainnya yang merupakan pengemudi dan penumpang kendaraan Hi Ace BE-7013-AQ menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura. Beberapa korban diketahui merupakan warga negara asing asal Singapura yang tengah berwisata di kawasan Bromo.
Korban luka ringan dari kendaraan tersebut di antaranya Salimah Binte Shaik Jamal (42), Hafidzah Binte Ithnin (39), Tan Ai Ling (41), Ng Chew Lan (55), dan Cheang Wei Ting (41).
Petugas Satlantas Polres Probolinggo yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur wisata tersebut.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen melalui Kanit Gakkum Iptu Aditya Wikrama Pramundito mengatakan, berdasarkan hasil sementara, kecelakaan diduga dipicu faktor kelalaian pengemudi kendaraan Hi Ace yang kurang konsentrasi saat melintasi jalan menurun.
“Dugaan sementara pengemudi kurang fokus saat berkendara sehingga kendaraan bergerak ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan beruntun. Saat ini kasus masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo,” ujar Iptu Aditya.
Ia menambahkan, kondisi jalan di kawasan Sukapura menuju Bromo memang membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama bagi pengendara dari luar daerah yang belum memahami karakteristik medan.
“Kami mengimbau seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melintasi jalur wisata Bromo yang memiliki banyak tanjakan dan turunan tajam,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tabrakan beruntun tersebut. (Septyan)
