Probolinggo, Suaragenerasibangsa.com – Halaman Mapolres Probolinggo dipenuhi barisan personel Senin 1 Juni 2026 pagi. Di tempat itu digelar dua upacara sekaligus: Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Kenaikan Pangkat Pengabdian periode Juni 2026.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pejabat utama, kapolsek jajaran, anggota Polri, serta ASN Polres Probolinggo.
AKBP Latif menyampaikan, momentum 1 Juni tahun ini terasa berbeda. Peringatan lahirnya Pancasila bertepatan dengan penganugerahan pangkat bagi personel teladan.
“Dua peristiwa ini satu ruhnya. Sama-sama bicara soal pengabdian dan kesetiaan pada bangsa dan negara,” ujar AKBP Latif dalam amanat.
Tema Hari Lahir Pancasila 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema itu jadi pengingat bahwa nilai gotong royong dan toleransi harus dijaga.
Kapolres menekankan penerapan nilai Pancasila dalam tugas kepolisian. Melayani masyarakat harus berlandaskan kemanusiaan, keadilan, dan persatuan.
Puncak acara dilanjutkan prosesi kenaikan pangkat pengabdian. Dua perwira Polres Probolinggo menerima kenaikan satu tingkat lebih tinggi.
Mereka adalah Kompol Agus Supriyanto, Kasubbagbinops Bagops Polres Probolinggo, dan Kompol Mugi, S.H., Kapolsek Gending. Keduanya dinilai konsisten menunjukkan dedikasi selama bertugas.
AKBP Latif memberi ucapan selamat langsung di hadapan peserta upacara. Ia menyebut kenaikan pangkat sebagai bentuk apresiasi institusi Polri.
“Ini kepercayaan dan penghormatan negara. Diberikan kepada anggota yang mengabdi penuh tanggung jawab, disiplin, dan integritas,” kata Kapolres.
Ia berpesan agar pangkat baru tidak membuat cepat puas. Sebaliknya, harus menjadi energi untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
“Jadikan ini motivasi. Terus jadi contoh baik bagi rekan sejawat dan masyarakat,” pesan AKBP Latif.
Upacara ditutup dengan sikap sempurna. Seluruh personel diminta menjadikan nilai Pancasila sebagai kompas dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Septyan)
