Semarak Harlah Pancasila, Pemancing Mania Ikuti Lomba di Kolam Desa Curahlele Jember


Jember, Suaragenerasibangsa.com - Suasana berbeda terasa di Desa Curahlele, Kecamatan Balung, saat peringatan Hari Lahir Pancasila jatuh pada 1 Juni 2026. Ratusan joran memadati area kolam pancing Krajan Kidul dalam ajang lomba mancing mania skala umum.

Panitia menempatkan arena lomba tepat di depan Makam Sembah. Kolam yang telah dipersiapkan sejak jauh hari langsung dipenuhi peserta begitu aba-aba dimulai dibunyikan pagi itu.

Tidak seperti tahun sebelumnya, edisi 2026 ini dibuka untuk siapa saja. Warga luar desa berbondong-bondong datang, membuat antrean pendaftaran memanjang sejak subuh.

Kepala Desa Curahlele H. Abdul Hamid, S.H., memimpin langsung kepanitiaan bersama jajaran perangkat desa. Fokus mereka tertuju pada kelancaran teknis, mulai dari penentuan lapak hingga penjurian.

Lomba berlangsung di wilayah administratif Krajan Kidul. Lokasi tersebut dipilih karena kapasitasnya memadai dan mudah diakses dari jalur utama Balung.

Panitia mengaku kewalahan mengantisipasi jumlah peserta. Antusiasme tinggi membuat pengawasan harus ditingkatkan agar aturan main tetap dipatuhi seluruh pemancing.

Untuk menjaga keamanan, Babinsa setempat bersama Bhabinkamtibmas Polsek Balung disiagakan di titik-titik rawan. Petugas berkeliling memberikan imbauan secara humanis.

Imbauan utama yang disampaikan aparat adalah larangan pelanggaran teknis lomba. Peserta diminta tidak menggunakan umpan terlarang dan menjaga sportivitas selama memancing.

Aparat juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan area Makam Sembah. Sampah bekas bungkus umpan diminta dibuang pada tempat yang sudah disediakan panitia.

Daya tarik utama kegiatan ini adalah total hadiah Rp3 juta yang digelontorkan langsung oleh Kades H. Abdul Hamid, S.H. Nominal itu menjadi magnet bagi komunitas mancing dari berbagai wilayah.

Berbeda dengan kegiatan internal desa, lomba kali ini bersifat inklusif. Kades menegaskan tidak ada pembatasan domisili bagi peserta yang ingin ikut serta.

“Ini lomba umum. Pesertanya tidak hanya warga Curahlele, banyak juga yang datang dari luar. Hari ini pesertanya memang cukup banyak,” jelas H. Abdul Hamid.

Pernyataan itu mengonfirmasi bahwa ajang ini sengaja didesain untuk memperluas partisipasi publik. Tujuannya menyatukan hobi mancing dengan semangat kebangsaan 1 Juni.

Meski padat, lomba berjalan lancar tanpa insiden berarti. Kolaborasi panitia desa dan aparat keamanan dinilai berhasil menciptakan suasana tertib.

Penutupan acara ditandai dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Pemerintah Desa Curahlele berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap Hari Lahir Pancasila. (Septyan)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Terkini Lainnya