Bangkalan, Suaragenerasibangsa.com – Warga Dusun Tambek, Desa Lombeng Dejeh, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan digegerkan temuan mayat perempuan bersimbah darah, Rabu (22/4/2026) malam.
Korban ditemukan tergeletak di jalan kampung dengan luka bacok di sekujur tubuh. Luka paling parah terlihat di bagian paha dan perut. Jenazah kali pertama diketahui warga yang melintas sekitar pukul 19.30 WIB. Temuan itu langsung dilaporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke polisi.
Kapolsek Blega AKP Muhammad Syamsuri, S.H. membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, ada penemuan mayat perempuan dengan luka senjata tajam. Kasus dugaan pembunuhan ini sekarang sudah ditangani Polres Bangkalan. Kami dari Polsek sifatnya membantu back up TKP awal,” kata Syamsuri, Rabu malam.
Identitas korban belum diketahui. Polisi belum mengungkap nama maupun inisial korban. Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk diautopsi guna memastikan penyebab kematian.
Di dekat lokasi, polisi menemukan sebilah celurit panjang yang biasa disebut ‘bujur’ oleh warga Madura. Senjata tajam itu kini diamankan sebagai barang bukti. “Kami masih selidiki berbagai kemungkinan motif di balik kejadian ini, termasuk dugaan pembunuhan maupun kemungkinan adanya barang yang hilang dari lokasi,” ujar Syamsuri.
Tim Inafis Polres Bangkalan sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi. “Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Saat ini masih dilakukan pendalaman,” tegasnya.
Soal detail luka di tubuh korban, polisi masih menunggu hasil medis. “Untuk detail luka di paha dan perut, nanti dokter yang akan menjelaskan setelah hasilnya keluar dari RSUD Syamrabu,” imbuh Syamsuri.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan segera melapor ke Polsek Blega atau Polres Bangkalan dengan membawa data pendukung.
Hingga kini kasus dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan intensif Satreskrim Polres Bangkalan. (Red)
